sudah lah buang saja jauh jauh pemikiranmu tentangku
aku yakin apa yang berputar di kepalamu sama saja dengan mereka
tak pernah ada rasa seperti itu di benakku barang sekejap
hatiku ini terlampau peka untuk kau tipu
aku memahami situasi ini
mungkin benar kau memang tak pernah sungguh sungguh mengenal ku
tak ada beda dengan mereka semua
mungkin aku hanya sebuah payung di musim penghujanmu
menemani kala hujan mendera yang mencoba menyakitimu
kau butuhkan sebagai tameng dari hujan yang mendera
tapi lihat saja apa yang terjadi
saat musim berganti
sosok mu dengan perlahan meninggalkanku
tak lagi membutuhkan payung
tak ada lagi aku disisimu
entah lah aku hanya merasa lelah
lelah yang teramat sangat
letih hanya dijadikan sandaran dalam suatu musim
lalu saat musim berganti ditinggalkan begitu saja. sendiri.
aku ingin sosok yang selalu ada
di sepanjang musim
tak hanya di satu masa seperti ini
aku lelah menguak kehilangan yang sama
aku bukan seperti sebuah halte
untuk menepi
untuk berteduh
namun sementara
hingga matahari tak seberapa
hingga hujan mereda
bukan hanya sementara
datang saat membutuhkan
saat butuh dimengerti
dalam keadaan yang tengah mencekik
namun saat pelangi mulai menari
saat kabut menepi
semua pergi
tanpa peduli bagaimana gumpalan awan lain mulai mengganggu
jarak pandangku untuk melaju
aku yakin apa yang berputar di kepalamu sama saja dengan mereka
tak pernah ada rasa seperti itu di benakku barang sekejap
hatiku ini terlampau peka untuk kau tipu
aku memahami situasi ini
mungkin benar kau memang tak pernah sungguh sungguh mengenal ku
tak ada beda dengan mereka semua
mungkin aku hanya sebuah payung di musim penghujanmu
menemani kala hujan mendera yang mencoba menyakitimu
kau butuhkan sebagai tameng dari hujan yang mendera
tapi lihat saja apa yang terjadi
saat musim berganti
sosok mu dengan perlahan meninggalkanku
tak lagi membutuhkan payung
tak ada lagi aku disisimu
entah lah aku hanya merasa lelah
lelah yang teramat sangat
letih hanya dijadikan sandaran dalam suatu musim
lalu saat musim berganti ditinggalkan begitu saja. sendiri.
aku ingin sosok yang selalu ada
di sepanjang musim
tak hanya di satu masa seperti ini
aku lelah menguak kehilangan yang sama
aku bukan seperti sebuah halte
untuk menepi
untuk berteduh
namun sementara
hingga matahari tak seberapa
hingga hujan mereda
bukan hanya sementara
datang saat membutuhkan
saat butuh dimengerti
dalam keadaan yang tengah mencekik
namun saat pelangi mulai menari
saat kabut menepi
semua pergi
tanpa peduli bagaimana gumpalan awan lain mulai mengganggu
jarak pandangku untuk melaju
Komentar
Posting Komentar